Neisseria meningitis
NEISSERIA
MENINGITIS
Neisseria
meningitis adalah bakteri gram negatif penyebab penyakit meningitis dan
meningococcemia,bakteri ini pertama kali diisolasi pada tahun 1887. Secara umum
ciri-ciri neisseria meningiditis berbentuk diplokokus non motil berdiameter
mendekati 0.8 nanometer. Masing-masing cocci berbentuk ginjal, krtika organisme
berpasangan sisi yang cekung akan berdekatan. Bakteri ini bersifat patogen pada
manusia dan biasanya ditemukan bergabung atau di dalam sel polimorfonuklear.
Pada gonococci memiliki 70% DNA homolog, tidak memiliki kapsul polisakarida,
memiliki plasmid. Gonococci paling baik tumbuh pada media yang mengandung
substansi organik yang kompleks seperti darah di panaskan hemin, protein hewan dan
dalam ruang udara yang mengandung 5% CO2. Gonococci hanya memfermentasi glukosa
dan berada dari neisseria lain. Gonococcus biasabya menghasilkan koloni yang
lebih kecil di bandingkan nesseiria lain.
Struktur
koloni bakteri ini terdiri dari minimal 8 golongan sero menigokokus (A, B, C, D
W-135, X, Y DAN Z). Pada polisakarida golongan A adalah suatu polimer dari
suatu N-asetilmanosamin fosfat. Sedangkan pada golongan B dapat dibedakan lagi
dengan teknik bakterisid menjadi paling sedikit 10 serotip yang berbeda. Teknik
serotip bakterisid telah dipakai secara epidemiologic untuk memeriksa
epidemicyang disebabkan oleh kuman meningokokus grup C.
Diagnosis
laboratorium infeksi meningokokus terutama didiagnosis dengan cara
dentifikasi Neisseria meningitidis dalam bahan yang didapat dari penderita.
Jika bahan berupa eksudat, misalnya likuor serebrospinalis, maka dapat dibuat
diagnosis presumptive yang cepat dengan cara menemukan diplokokus negative gram
dalam sediaan apus. Kuman kadang-kadang juga dapat ditemukan dalam sediaan apus
yang berasal dari petekhhiae. Dalam kasus kuman juga dapat ditemukan dalam
sediaa apus darah tepi. Bahan pemeriksaan dapat berupa darah, likuor seebrospinalis, bahan dari petekhiae,
cairan sendi, usap tenggorok atau nasofaring. Medium selektif Thayer-martin
dipergunakan untuk pemeriksaan bahan yang mengandung bermacam-macam bakteri,
sedangkan bahan-bahan yang berasal dari darah, likuor, atau bahan-bahan yang
secara normal steril, ditanam dalam kaldu trypticase soe atau pelat agar coklat
dalam cukup CO2. Counter current immunooelecthroporesis adalah suatu
tekhnik atau cara yang dipakai untuk identifikasi polisakarida meningokokus
dlam darah, likuor dan cairan sendi secara cepat. Adanya antibody serum dalam
penderita dapat diketahui dengan hemaglutinasi hambatan pasif atau dengan
radioactive antigen biding test merupakan cara yang paling sensitive saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar