Senin, 01 Juni 2015

Neisseria meningitis

NEISSERIA MENINGITIS

 

 

Neisseria meningitis adalah bakteri gram negatif penyebab penyakit meningitis dan meningococcemia,bakteri ini pertama kali diisolasi pada tahun 1887. Secara umum ciri-ciri neisseria meningiditis berbentuk diplokokus non motil berdiameter mendekati 0.8 nanometer. Masing-masing cocci berbentuk ginjal, krtika organisme berpasangan sisi yang cekung akan berdekatan. Bakteri ini bersifat patogen pada manusia dan biasanya ditemukan bergabung atau di dalam sel polimorfonuklear. Pada gonococci memiliki 70% DNA homolog, tidak memiliki kapsul polisakarida, memiliki plasmid. Gonococci paling baik tumbuh pada media yang mengandung substansi organik yang kompleks seperti darah di panaskan hemin, protein hewan dan dalam ruang udara yang mengandung 5% CO2. Gonococci hanya memfermentasi glukosa dan berada dari neisseria lain. Gonococcus biasabya menghasilkan koloni yang lebih kecil di bandingkan nesseiria lain.

Struktur koloni bakteri ini terdiri dari minimal 8 golongan sero menigokokus (A, B, C, D W-135, X, Y DAN Z). Pada polisakarida golongan A adalah suatu polimer dari suatu N-asetilmanosamin fosfat. Sedangkan pada golongan B dapat dibedakan lagi dengan teknik bakterisid menjadi paling sedikit 10 serotip yang berbeda. Teknik serotip bakterisid telah dipakai secara epidemiologic untuk memeriksa epidemicyang disebabkan oleh kuman meningokokus grup C.  

Diagnosis laboratorium infeksi meningokokus terutama didiagnosis dengan cara dentifikasi  Neisseria meningitidis dalam bahan yang didapat dari penderita. Jika bahan berupa eksudat, misalnya likuor serebrospinalis, maka dapat dibuat diagnosis presumptive yang cepat dengan cara menemukan diplokokus negative gram dalam sediaan apus. Kuman kadang-kadang juga dapat ditemukan dalam sediaan apus yang berasal dari petekhhiae. Dalam kasus kuman juga dapat ditemukan dalam sediaa apus darah tepi. Bahan pemeriksaan dapat berupa  darah, likuor seebrospinalis, bahan dari petekhiae, cairan sendi, usap tenggorok atau nasofaring. Medium selektif Thayer-martin dipergunakan untuk pemeriksaan bahan yang mengandung bermacam-macam bakteri, sedangkan bahan-bahan yang berasal dari darah, likuor, atau bahan-bahan yang secara normal steril, ditanam dalam kaldu trypticase soe atau pelat agar coklat dalam cukup CO2. Counter current immunooelecthroporesis adalah suatu tekhnik atau cara yang dipakai untuk identifikasi polisakarida meningokokus dlam darah, likuor dan cairan sendi secara cepat. Adanya antibody serum dalam penderita dapat diketahui dengan hemaglutinasi hambatan pasif atau dengan radioactive antigen biding test merupakan cara yang paling sensitive saat ini.

 


 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar